24.7 C
Jayapura
Friday, June 2, 2023

Jelang Idul Fitri, Permintaan Daging Tinggi Ketersediaan Stok Terbatas

 

JAYAPURA-Menjelang Hari Raya Idul Fitri pedagang musiman khususnya penjual daging sapi mulai menjamur, khususnya di wilayah Abepura, Distrik Abepura Kota Jayapura.

Pantauan Cendrawasih pos, Jumat (21/4) puluhan penjual daging sapi tampak ramai berjualan di sepanjang jalan baru, tepatnya jalan masuk Pasar Youtefa Abepura.

Salah satunya Sindi (27), mengatakan dirinya sejak Kamis (20/4) kemarin mulai berjualan. Omzet jualannyapun cukup meningkat, bahkan satu harinya dia bisa memotong 2 ekor sapi. Sindi, menjual daging sapi dengan harga Rp.150 ribu/kg, sedangkan tulang Rp.70 ribu/Kg

“Kalau usus, baik yang kotor maupun bersih harganya kisaran Rp. 100 ribu sampai Rp.150 ribu per kilo,” ujarnya.

Dikatakan bahwa saat ini permintaan pembeli cukup tinggi, namun sayang ketersediaan terbatas. “Kita biasanya setiap tahun bisa jual sampai 6 ekor sapi, tapi karena tahun ini stok terbatas, jadi hanya dapat 4 ekor sapi, “Kata sindi.

Baca Juga :  HUT Injil Masuk Nduga Ditandai Ibadah Syukur dan Penyerahan Alkitab Berbahasa Nduga

Sindi sendiri merupakan pedagang musiman, yang hanya menjual daging sapi setiap hari raya keagamaan. Dirinya mendapatkan pasokan sapi dari Wilayah Koya Distrik Muara Tami, dan Arso, Kabupaten Keerom. ” Kalau Natal, sama Lebaran baru kita jualan, itupun 2 hari jelang hari raya,” ceritanya.

Hal senada dikatakan oleh Nur Indah Sari, juga pedagang musiman di Pasar Youtefa Abepura. Nur mulai menjakan jualannya hari ini (Jumat) diakuinya permintaan pembeli jelang lebaran tahun ini cukup meningkat, tapi sayang ketersidaan sapi terbatas.

“Tidak tau kenapa tahun ini stok sapi terbatas, padahal pembeli banyak sekali,” kata Nur. Nur, menjual daging sapi per kilo Rp.150 ribu, kemudian untuk tulang Rp. 70 per kilo.

Baca Juga :  Gunansar dan Israel Sudah Gabung Tim

“Baru jam 10.00 wit, jualan saya sudah habis, mau jualan lagi tapi stok terbatas, Saya hanya dapat dua ekor dari pengembalanya,” tuturnya.

Diapun berharap agar kendala yang terjadi saat ini tidak akan terulang terutama saat Hari Raya Iduladha 2023 mendatang.

“Semoga saat lebaran kurban tidak terbatas seperti ini, karena kasian pembeli, kita minta agar pemerintah bisa atasi hal ini mulai dari sekarang,” harapnya. (rel/gin)

 

JAYAPURA-Menjelang Hari Raya Idul Fitri pedagang musiman khususnya penjual daging sapi mulai menjamur, khususnya di wilayah Abepura, Distrik Abepura Kota Jayapura.

Pantauan Cendrawasih pos, Jumat (21/4) puluhan penjual daging sapi tampak ramai berjualan di sepanjang jalan baru, tepatnya jalan masuk Pasar Youtefa Abepura.

Salah satunya Sindi (27), mengatakan dirinya sejak Kamis (20/4) kemarin mulai berjualan. Omzet jualannyapun cukup meningkat, bahkan satu harinya dia bisa memotong 2 ekor sapi. Sindi, menjual daging sapi dengan harga Rp.150 ribu/kg, sedangkan tulang Rp.70 ribu/Kg

“Kalau usus, baik yang kotor maupun bersih harganya kisaran Rp. 100 ribu sampai Rp.150 ribu per kilo,” ujarnya.

Dikatakan bahwa saat ini permintaan pembeli cukup tinggi, namun sayang ketersediaan terbatas. “Kita biasanya setiap tahun bisa jual sampai 6 ekor sapi, tapi karena tahun ini stok terbatas, jadi hanya dapat 4 ekor sapi, “Kata sindi.

Baca Juga :  Bakar Jenazah untuk Hilangkan Jejak

Sindi sendiri merupakan pedagang musiman, yang hanya menjual daging sapi setiap hari raya keagamaan. Dirinya mendapatkan pasokan sapi dari Wilayah Koya Distrik Muara Tami, dan Arso, Kabupaten Keerom. ” Kalau Natal, sama Lebaran baru kita jualan, itupun 2 hari jelang hari raya,” ceritanya.

Hal senada dikatakan oleh Nur Indah Sari, juga pedagang musiman di Pasar Youtefa Abepura. Nur mulai menjakan jualannya hari ini (Jumat) diakuinya permintaan pembeli jelang lebaran tahun ini cukup meningkat, tapi sayang ketersidaan sapi terbatas.

“Tidak tau kenapa tahun ini stok sapi terbatas, padahal pembeli banyak sekali,” kata Nur. Nur, menjual daging sapi per kilo Rp.150 ribu, kemudian untuk tulang Rp. 70 per kilo.

Baca Juga :  Gunansar dan Israel Sudah Gabung Tim

“Baru jam 10.00 wit, jualan saya sudah habis, mau jualan lagi tapi stok terbatas, Saya hanya dapat dua ekor dari pengembalanya,” tuturnya.

Diapun berharap agar kendala yang terjadi saat ini tidak akan terulang terutama saat Hari Raya Iduladha 2023 mendatang.

“Semoga saat lebaran kurban tidak terbatas seperti ini, karena kasian pembeli, kita minta agar pemerintah bisa atasi hal ini mulai dari sekarang,” harapnya. (rel/gin)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru