25.7 C
Jayapura
Sunday, October 1, 2023

DPPAD Papua Bagikan Buku, Radio Hingga Tablet

JAYAPURA-Guna mendukung siswa-siswa untuk belajar dari rumah karena diliburkan akibat Virus Corona, Maka Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua memberikan buku, radio hingga tablet kepada siswa.

“Kemarin kami membagikan 180 radio  di bagian pengunungan, Wamena dan sekitarnya. Nanti akan kita serahkan ke kepala sekolah untuk di distribusikan ke anak-anak yang ada disana. Dan akan datang lagi radio kecil bagi anak-anak di daerah Pegunungan dan segera kita berikan,” katanya Kepala Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait ST, M. Si ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4)

Selain radio, Dinas Pendidikan juga membagikan 900 tablet guna mendukung belajar secara online selama dilakukan libur sekolah.

” Saat ini sudah ada 900 tablet lebih yang tersebar dan mungkin kita akan dapat  bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 10 ribu tablet dan akan kita bagikan,”tambahnya.

Menurutnya Kepala sekolah dan guru tidak perlu takut rusak atau hilang bantuan radio dan tablet tersebut, karena menurutnya saat ini hal tersebut harus dilakukan guna membantu anak-anak Papua untuk tetap belajar meski dirumah.

Baca Juga :  Prokes Ketat, PN Wamena Batasi Pengunjung Persidangan

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk membagikan tablet tersebut ke anak-anak. Sehingga mereka bisa mengakses pembelajaran melalui streaming dan link -link yang ada telah disebarkan. Dan saya harap anak-anak bisa menjaga apa yang dipinjamkan oleh sekolah, “jelasnya.

Selain itu untuk daerah yang tidak terjuangkau Internet atau saluran radio dan TV pihaknya juga menyiapkan buku bacaan. Dimana buku bacaan tersebut didapat dari UGM.

” Kami akan bagikan buku secara offline, meski kami sudah meminta kepala sekolah untuk di bagikan buku yang ada diperpustakan, tapi kita tetap bikin buku praktis, yang mana tidak banyak halamannya. Akan tetapi ada tiga hal yang di cakup,” bebernya.

Pertama informasi tentang Covid-19, agar anak-anak bisa lebih mengetahui lagi dan siapa saja bisa membaca.

Baca Juga :  1 Agustus Semua Pihak Mulai Kibarkan Bendera Merah Putih

” Yang kedua, informasi tentang Pembelajaran, kalau dia anak SMP, mereka harus tau pembelajaran tentang anak SMP, kalau anak SMA yah SMA,” jelasnya.

Lalu yg ketiga informasi tentang hal – hal yang berkaitan dengan budaya lokal seperti bakar batu, menghindari salaman, dengan cara tradisional. Hal lokal ini yang dipikir teman-teman UGM sudah mengkonsep.

“Kita harapkan offline ini harus jadi, ketika anak-anak di Jayapura mendapatkan TV dan Radio, maka anak-anak yg ada di Dogiyai, Intan jaya dan lainnya juga perlu informasi terkini, dan ini harus kerja cepat tdk bisa lama,”ungkapnya

Pihaknya ingin informasi dan pembelajaran yang di dapatkan di kota harus sama dengan anak-anak yang ada di daerah pegunungan.

” Apa ya yang didapatkan anak-anak di kota harus sama dengan anak-anak yang ada di pegunungan, mereka tidak boleh ketinggalan, mari kita buktikan kita bisa dan wabah ini tidak menghalangi kita untuk belajar”tutupnya. (gin)

JAYAPURA-Guna mendukung siswa-siswa untuk belajar dari rumah karena diliburkan akibat Virus Corona, Maka Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua memberikan buku, radio hingga tablet kepada siswa.

“Kemarin kami membagikan 180 radio  di bagian pengunungan, Wamena dan sekitarnya. Nanti akan kita serahkan ke kepala sekolah untuk di distribusikan ke anak-anak yang ada disana. Dan akan datang lagi radio kecil bagi anak-anak di daerah Pegunungan dan segera kita berikan,” katanya Kepala Dinas Pendidikan,Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait ST, M. Si ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4)

Selain radio, Dinas Pendidikan juga membagikan 900 tablet guna mendukung belajar secara online selama dilakukan libur sekolah.

” Saat ini sudah ada 900 tablet lebih yang tersebar dan mungkin kita akan dapat  bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 10 ribu tablet dan akan kita bagikan,”tambahnya.

Menurutnya Kepala sekolah dan guru tidak perlu takut rusak atau hilang bantuan radio dan tablet tersebut, karena menurutnya saat ini hal tersebut harus dilakukan guna membantu anak-anak Papua untuk tetap belajar meski dirumah.

Baca Juga :  Bupati RHP: Christmas Cup Munculkan Talenta Sepakbola Berbakat

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk membagikan tablet tersebut ke anak-anak. Sehingga mereka bisa mengakses pembelajaran melalui streaming dan link -link yang ada telah disebarkan. Dan saya harap anak-anak bisa menjaga apa yang dipinjamkan oleh sekolah, “jelasnya.

Selain itu untuk daerah yang tidak terjuangkau Internet atau saluran radio dan TV pihaknya juga menyiapkan buku bacaan. Dimana buku bacaan tersebut didapat dari UGM.

” Kami akan bagikan buku secara offline, meski kami sudah meminta kepala sekolah untuk di bagikan buku yang ada diperpustakan, tapi kita tetap bikin buku praktis, yang mana tidak banyak halamannya. Akan tetapi ada tiga hal yang di cakup,” bebernya.

Pertama informasi tentang Covid-19, agar anak-anak bisa lebih mengetahui lagi dan siapa saja bisa membaca.

Baca Juga :  Dua Pelaku Penadah Motor Wilayah Jayapura Ditangkap

” Yang kedua, informasi tentang Pembelajaran, kalau dia anak SMP, mereka harus tau pembelajaran tentang anak SMP, kalau anak SMA yah SMA,” jelasnya.

Lalu yg ketiga informasi tentang hal – hal yang berkaitan dengan budaya lokal seperti bakar batu, menghindari salaman, dengan cara tradisional. Hal lokal ini yang dipikir teman-teman UGM sudah mengkonsep.

“Kita harapkan offline ini harus jadi, ketika anak-anak di Jayapura mendapatkan TV dan Radio, maka anak-anak yg ada di Dogiyai, Intan jaya dan lainnya juga perlu informasi terkini, dan ini harus kerja cepat tdk bisa lama,”ungkapnya

Pihaknya ingin informasi dan pembelajaran yang di dapatkan di kota harus sama dengan anak-anak yang ada di daerah pegunungan.

” Apa ya yang didapatkan anak-anak di kota harus sama dengan anak-anak yang ada di pegunungan, mereka tidak boleh ketinggalan, mari kita buktikan kita bisa dan wabah ini tidak menghalangi kita untuk belajar”tutupnya. (gin)

spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img