26.7 C
Jayapura
Wednesday, October 4, 2023

RSUD Yowari Dapatkan 200 Rapid Test Covid-19

SENTANI- Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, pihaknya kembali mendapatkan 200 alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Papua

” Hari ini kita sudah dibantu 200 alat Rapid Test, alat ini kita serahkan ke RSUD Yowari, “kata Khairul Lie saat saat dikonfirmasi media ini, Jumat (3/4).

Selanjutnya, pihaknya akan memetakan penggunaan Rapid Test itu untuk tenaga kesehatan dan untuk kegiatan stretching.

“Kita petakan untuk petugas kesehatan berapa, dan untuk yang stretching ini kita kerjakan berapa,”katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan secepatnya pasien positif di tengah masyarakat dan itu penting sekali. Sehingga langkah selanjutnya bisa dilakukan isolasi. Langkah tersebut penting supaya tidak menimbulkan penularan yang lebih besar kepada masyarakat yang lain.

Baca Juga :  Ini Tanggapan Bupati Soal Goyang Patola di FDS ke XI

” Kita minta kepada masyarakat terutama orang-orang yang akan kita bantu periksa, supaya bisa kerja sama. Ini masalah kita bersama dan kasus ini sudah ada di tempat kita, mari kita memahami bersama-sama. Yang kita lakukan ini adalah amanat konstitusional sesuai undang-undang kekarantinaan,”ujarnya.

Jika tidak ada kerja sama dengan orang-orang yang akan dimintai untuk diperiksa, maka pihaknya tidak bisa melakukan upaya yang lebih. Namun apabila upaya persuasif tidak bisa maka akan ada upaya paksa. Karena ini juga bisa membahayakan masyarakat luas sehingga harus dikerjakan melalui tim gugus tugas.

Sementara itu, saat ini pihaknya juga masih kekurangan APD. Saat ini yang tersedia hanya bisa dimanfaatkan untuk enam hari ke depan. Sehingga sangat dibutuhkan APD bagi para medis. APD ini tidak saja bagi mereka yang melayani pasien di RSUD Yowari, tapi juga bagi perugas medis yang akan melakukan pemeriksaan terhadap rumah warga yang diduga sudah ada kontak dengan pasien positif.

Baca Juga :  Bawa 47 Botol Wisky, Petugas Avsec Dibekuk di Wamena

“Tadi sudah dilaporkan oleh tim logistik bahwa besok, (hari ini, Sabtu) akan masuk. Mudah-mudahan sesuai dengan schedule penerbangan, karena APD kita yang ada di rumah sakit saat ini hanya aman untuk 6 hari ke depan. Kita berharap ini masuk sehingga bisa melengkapi kekurangan yang dibutuhkan,”tambahnya.(roy/tho)

 

SENTANI- Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, pihaknya kembali mendapatkan 200 alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Papua

” Hari ini kita sudah dibantu 200 alat Rapid Test, alat ini kita serahkan ke RSUD Yowari, “kata Khairul Lie saat saat dikonfirmasi media ini, Jumat (3/4).

Selanjutnya, pihaknya akan memetakan penggunaan Rapid Test itu untuk tenaga kesehatan dan untuk kegiatan stretching.

“Kita petakan untuk petugas kesehatan berapa, dan untuk yang stretching ini kita kerjakan berapa,”katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan secepatnya pasien positif di tengah masyarakat dan itu penting sekali. Sehingga langkah selanjutnya bisa dilakukan isolasi. Langkah tersebut penting supaya tidak menimbulkan penularan yang lebih besar kepada masyarakat yang lain.

Baca Juga :  Bandara Dibakar, Ratusan Warga Mengungsi di Intan Jaya

” Kita minta kepada masyarakat terutama orang-orang yang akan kita bantu periksa, supaya bisa kerja sama. Ini masalah kita bersama dan kasus ini sudah ada di tempat kita, mari kita memahami bersama-sama. Yang kita lakukan ini adalah amanat konstitusional sesuai undang-undang kekarantinaan,”ujarnya.

Jika tidak ada kerja sama dengan orang-orang yang akan dimintai untuk diperiksa, maka pihaknya tidak bisa melakukan upaya yang lebih. Namun apabila upaya persuasif tidak bisa maka akan ada upaya paksa. Karena ini juga bisa membahayakan masyarakat luas sehingga harus dikerjakan melalui tim gugus tugas.

Sementara itu, saat ini pihaknya juga masih kekurangan APD. Saat ini yang tersedia hanya bisa dimanfaatkan untuk enam hari ke depan. Sehingga sangat dibutuhkan APD bagi para medis. APD ini tidak saja bagi mereka yang melayani pasien di RSUD Yowari, tapi juga bagi perugas medis yang akan melakukan pemeriksaan terhadap rumah warga yang diduga sudah ada kontak dengan pasien positif.

Baca Juga :  Bawa 47 Botol Wisky, Petugas Avsec Dibekuk di Wamena

“Tadi sudah dilaporkan oleh tim logistik bahwa besok, (hari ini, Sabtu) akan masuk. Mudah-mudahan sesuai dengan schedule penerbangan, karena APD kita yang ada di rumah sakit saat ini hanya aman untuk 6 hari ke depan. Kita berharap ini masuk sehingga bisa melengkapi kekurangan yang dibutuhkan,”tambahnya.(roy/tho)

 

spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img